dan ketika angin malam menghempas
mengantar sang awan menghalangi raja malamsinar itu kini malu-malu
tersipu dan berubah kelabu
kian larut dalam hening
kian kuselami ranah itu
bias yang menggambarkan sejatinya nurani
tenggelam dalam lamunan hati
alam tidaklah lalai
bukan pula melupakan
ini kali kembali dicari
semua yang pergi dari dalamnya hati
ketika langkah mulai terberatkan
ketika asa mulai tertinggalkan
hanya kemurahan mampu tunjukkan
mulianya serpihan jiwa
yang tetap percaya pada malam
meski surya menyingkirkannya dalam gagah rina
_ariesquila_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar